Jumat, 15 Juli 2016

Selamat Ulang Tahun Kamunya Aku!!





Yang terlintas dalam pikiran aku tentang kamu adalah wanita mandiri yang rapuh.

Masih ingat dalam pikiranku pertama kali aku melihat kamu dalam layar laptop dalam sebuah video conference untuk suatu project, wanita yang sangat muda namun telah menanggung tanggung jawab cukup besar di rumah maupun di kantor.

Aku menyukai kemandirianmu, sungguh. Namun di balik itu, kamu menyimpan pilu dan kerapuhan yang hanya dapat di ketahui oleh orang terdekat kamu saja. Bahkan orang tuamu saja tidak mengetahui hal ini. Kamu pandai menyembunyikannya dalam kemandirian dan marahmu. Ya, itulah dirimu sepaket.

Kamu cantik, kamu baik, kamu pengasih dan penyayang, namun enggan di anggap manja dan di pandang rendah oleh orang lain, meskipun hanya melalui sebuah candaan. Kesensitifan ini yang membuat kamu mudah tersulut amarah, meledak-ledak walaupun akhirnya kamu akan menyesali sikapmu itu, namun kesensitifan ini yang kembali menjadi tameng untuk bertahan dan menyerang.
Entah seberapa sering kamu menyimpan semua masalahmu, hanya air mata dan perubahan mood kamu yang bisa seperti rollercoster yang dapat mengidentifikasi bahwa ada sesuatu padamu. Kamu takut, takut untuk menjadi terabaikan karena sikap kamu sendiri yang membuat dirimu jadi diabaikan.

Masih banyak hal lain yang aku ketahui berdasarkan asumsi aku, karena interaksi kita yang lebih banyak melalui dunia maya penyebabnya, namun aku tidak pernah salah dalam menarik suatu kesimpulan dari apa yang aku temui, melalu suara maupun baris kata-kata.

Tahun 2016 ini mungkin menjadi tahun terberat buat kamu, keadaan papah yang sakit ditambah kondisi mamah yang lemah, ditambah saudara kandung yang telah berumah tangga, membuatmu harus memikul ini semua.

Kamu harus mengorbankan waktu kamu
Kamu harus mengorbankan lebih banyak biaya
Terutama kamu harus mengorbankan kebebasan kamu

Hari ini, genap 24 tahun usiamu. Usia yang terlalu muda untuk dapat menanggung semua permasalahan yang harusnya belum harus kamu hadapi.

Terima kasih telah memilih aku untuk dapat menemanimu, menjadi teman cerita dan berbagimu, walaupun kita tidak setiap saat bertatap mata dan saling menguatkan langsung, setidaknya semoga aku dapat memberi warna dalam hidup kamu, sekarang maupun yang akan datang.

Kamunya aku, teruslah berbahagia.
Teruslah berbahagia dalam situasi apapun.
Dalam situasi terpahit sekalipun, tetaplah berbahagia meskipun kamu tidak tau caranya.
Buatlah dirimu sendiri bahagia, dan sebarkan itu kepada sekitarmu
Karena hati yang bahagia adalah obat yang manjur untuk segala hal.

Jangan bersedih lagi.
Jangan merasa hidupmu tidak berarti dan tidak berguna lagi.
Setiap kita dilahirkan di dunia Tuhan sudah punya tujuan dan rencana yang indah

Setiap kamu lelah dan akan menyerah, ingatlah selalu bahwa kamu pernah menjadi alasan untuk orangtuamu, keluargamu dan aku bahagia.

Selamat ulang tahun kamunya aku.
Tersenyumlah dan berbahagialah selalu.

With Love
-Niko-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar