Senin, 26 September 2011

Titian Keputusan

Telah lebih dari 5 bulan aku melaluinya, sejak April 2011 hingga aku menulis ini, masa dimana aku mengganggapnya masa paling membingungkan. mengapa!?! Karena selama itu pula aku tidak melakukan hal-hal yang produktif, menyia-nyiakan waktu dan hanya berfikir mengenai masa depan tanpa adanya realisasi pasca menyelesaikan pendidikan di bangku universitas.

Berbagai alasan aku utarakan kepada mereka yang selalu bertanya mengenai apa yang aku lakukan pasca wisuda. mulai dari alasan pengen main-main dan menikmati hidup, hingga belum menemukan kerjaan yang cocok. alasan yang menurut aku bullshitt!! Aku yang bulshiit, bukan alasan itu, akulah si pembuat alasan.

Pertanyaan yang paling menggangu buat siapapun yang telah menyelesaikan kuliah, adalah kerja dimana. Jujur, sebagai pribadi terutama lelaki yang notabene adalah calon kepala keluarga, pekerjaan adalah hal yang wajib dimiliki untuk menunjang hari depan yang selalu penuh harapan, bahkan jadi salah satu syarat yang wajib untuk dapat meminang gadis pujaan hati. jawabanku untuk pertanyaan itu adalah "Kerjaanku cari kerja". Stupid answer right!?!? 5 bulan itu terasa begitu cepat jika kau hanya menggunakannya untuk bersenang-senang, namun waktu itu terasa lama jika kau gunakan untuk berfikir dan instropeksi diri.

Saat ini aku sangat tidak bangga dengan status pengangguran yang melekat padaku, dengan gelar sarjana yang menyertai namaku, sungguh sesuatu yang sangat memalukan. Buat sebagian besar orang mungkin mengatakan "baru" 5 bulan koq mengeluh, aku bahkan lebih lama dari itu, dengan nada bangga mereka mengatakannya. Baiklah, itu mungkin pendapat mereka, tetapi tidak denganku.

Aku seorang mahasiswa yang merantau dari Kota nan jauh di dataran kalimantan, kota Balikpapan tepatnya untuk melanjutkan pendidikanku di kota gudeg Yogyakarta. Aku berasal dari keluarga yang bisa dikatakan pas-pasan, bahkan untuk membiayai kuliah orang tuaku perlu sedikit mencekik leher dan memeras keringat, belum untuk biaya hidup keluargaku dan kehidupanku sehari-hari di perantauan. Dapat dibayangkan, sebagai anak yang sadar diri di usia yang sudah beranjak dewasa ini pasca lulus kuliah untuk meminta uang bulanan bukan suatu yang wajar lagi, disamping keadaan ekonomi itu, perasan malu itu semakin besar. Dari mana aku mencukupi kebutuhanku sehari-hari!?! Mengharap belas kasian teman, dan membunuh rasa malu terhadap orang tua. itulah yang aku lakukan selama 5 bulan ini. Terus ijazah yang aku peroleh aku gunakan untuk apa!?! pajangan!?! atau hanya hiasan pelengkap surat-surat kehidupan!?! Aku butuh kerja, aku butuh sesuatu untuk membeli makan dan kebutuhan lainnya, uang hanya akan diperoleh jika aku bekerja.

Sudah cukup lama aku berdiam diri dalam kebiasaan yang hanya akan membunuh waktuku dan masa mudaku. aku harus mengorbankan satu dan dua hal untuk memperoleh sesuatu yang lebih. Aku sudah memutuskannya, bulan depan aku akan kembali ke kampung halamanku, mencari pekerjaan disana.

Jujur, Berat. aku meninggalkan teman-temanku yang telah aku anggap sebagai keluarga dan saudara-saudaraku sendiri, serta suasana Jogjakarta yang telah tertanam Indah dihatiku. tapi itulah yang harus aku korbankan, untuk mendapatkan sesuatu yang lebih. Aku yakin aku akan kembali lagi di Jogja, aku percaya itu.dan aku akan kembali dengan kemajuan yang lebih dari apa yang terbayangkan orang-orang. Aku akan merubah pola hidupku, dan Aku menyerahkan semuanya kepada Tuhan, Dialah pengatur segala apa yang ada dari padaku. 

Rabu, 13 Juli 2011

Dua Bidadari Kecil

Dua anak kecil berlari riang mengitari rak-rak buku yang berjejer rapi di sebuah pusat buku terbesar di Indonesia di dalam pusat perbelanjaan terbesar di jawa Tengah, tampak kedua orang tuanya sibuk mencari-cari buku bacaan dan juga referensi untuk menunjang pekerjaan mereka, sang ayah terlihat dideretan buku2 mengenai komputer dan IT, sedangkan sang istri tidak beranjak dari susunan buku tentang manajemen dan akuntansi. 

Siang itu memang terasa berbeda, tiba2 aku mempunyai keinginan untuk membaca buku disana, mungkin karena kebosanan yang melandaku karena status Wisudawan *baca Pengangguran. yang notabene memiliki waktu yang tidak terbatas untuk melakukan hal2 yg menyenangkan, disamping faktor bisa baca buku gratis tanpa harus membelinya.

Jika berada di Gramedia ya demikian nama toko buku tersebut, aku dapat bertahan lebih dari 3 jam hanya untuk sekedar membaca berbagai macam buku dan majalah yang menarik, mulai dari yang berkaitan dengan Psikologi, Novel, Fiksi, majalah wanita dan majalah traveling macam National Geografi dll. Kehadiran 2 orang anak kecil dengan suara yang cukup terdengar keras dan mengandung makna keceriaan seolah memecah konsentrasiku membaca.

Cukup mudah bagiku untuk dapat mengenal nama mereka hanya dengan mengandalkan pendengaranku tanpa harus bertanya langsung ke orang tua maupun kedua bocah kecil ini, Meghan dan Chii, seperti itulah yang saya dengar ketika mereka saling memanggil satu sama lain. Dengan pakaian yang digunakan dan dengan memperhatikan wajah mereka, dapat saya simpulkan mereka adalah kakak adik yang berusia tidak lebih dari anak kelas 1 SD, kira2 sang kaka 6 tahun dan adiknya 5 tahun. dan mereka berdua berjenis kelamin Wanita.

Mereka lucu, bahkan sangat lucu untuk ukuran usia mereka. tanpa rasa takut mereka berlari kesana kemari tanpa memperhatikan kedua orang tua mereka yang memang terlihat sibuk dengan apa yang mereka cari. Seolah tidak mau kalah dengan orang tua mereka, kedua bocah putri mungil ini menelusuri setiap sudut rak buku di Gramedia tersebut mencari sesuatu yang menarik bagi mereka, jika telah menemukannya mereka langsung menanyakan ke ibu mereka apakah itu bisa dibeli atau tidak, dan sangat jelas Orang tua merekalah sang pengambil keputusan mutlak untuk bocah seusia mereka.

Namun, ada yang menarik dari apa yang panca indera saya tangkap dari kedua bocah yang usianya tidak lebih dari masa kuliah dan menetap saya di Jogja. Mereka berbicara bahasa INGGRIS dengan sangat fasih, ya sangat fasih, sekali lagi FASIH!! #afasiiih

Mulanya saya mengira mereka Bule, namun itu segera terpatahkan ketika melihat orang tua dan fisik anak ini. Bisa dibayangkan, didepan anak S1 yang Tofelnya ngak lebih dari 400 dan kemampuan bahasa inggris patah-patah mereka bercanda, menegur dan berbicara dengan orang tua dan antar mereka dengan Bahasa Inggris yang sempurna, tanpa sebuah kata berbahasa Indonesia pun yang saya dengar. Bayangin, anak 6 dan 5 tahun bisa ngelakuin itu. DAMN!!

Saat itu saya masih dapat tertawa melihat tingkah mereka dan lengkingan suara yang keluar dari pita suara mereka yang radiusnya dapat didengar hingga jarak 50 meter, namun semakin lama hati, batin dan pikiran mulai memberontak, seolah terdapat pelecehan takdir. Perasaan bahagia kemudian berganti menjadi dengki, marah iri dan temen2nya yang lain. 

AKU KECEWA dengan diriku saat itu juga. berbagai alasan mulai menyelimutiku untuk merangkai pembelaan. aku mulai menyalahkan takdir, mulai menyalahkan soal ekonomi, mulai menyalahkan diri sendiri yang dahulu sangat membenci pelajaran bahasa inggris karena pengajarnya yang ngak menyenangkan, mulai menyalahkan mata yang sudah cukup rabun, mulai menyalahkan keadaan, mulai menyalahkan lingkungan, semua aku salahkan saat itu juga. Tapi semua itu percuma 

Namun tidak ada kata terlambat untuk belajar, dimana ada usaha disitu pasti ada jalan. Bahasa Inggris sangat mutlak dikuasai saat ini baik secara tulisan maupun percakapan karena itu adalah syarat wajib hampir semua perusahaan dalam menarik karyawan untuk dipekerjakan dikantor mereka. bahkan tidak jarang penguasaan bahasa Inggris dianggap hal biasa, dan harus memiliki bahsa lain yang dikuasai selain itu. Dari situ saya tarik kesimpulan, saya belum dapat bisa berjuang di dunia kerja jika belum memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik. Mulai saat ini, perlahan namun pasti saya akan berusaha, sesulit dan serumit apapun itu. cuz Practice can makes Perfect.

Terima kasih yang dua bidadari kecilku, Meghan and Chii. Kalian telah menamparku dengan sesuatu yang kecil namun luar biasa.
Tidak akan aku lupakan kecerian kalian tadi siang.
peluk dan cium untuk kalian jika suatu saat aku dapat menemui kalian lagi.

Love You Meghan and Chii

Senin, 11 Juli 2011

SMART

yupp.. jelas banget khan judul diatas, lima huruf dalam bahasa Inggris yang berarti Pintar. Sebuah kata yang menjadi hal penting untukku dalam menentukan pilihan hati, karen buatku kecantikan fisik dari seorang wanita hanya sebagai bonus, namun kecerdasannya yang mempunyai nilai lebih.

Menurutku,
Smart adalah ketika seseorang tersebut mampu berbicara dengan bahasa inggris dengan sangat baik
Smart adalah ketika orang tersebut dapat menempatkan diri dalam situasi apapun
Smart adalah ketika orang tersebut dapat diandalakan dalam menghadapi suatu permasalahan
Smart adalah ketika orang tersebut dapat memainkan alat musik dengan sangat baik, apapun jenisnya
Smart adalah ketika orang tersebut dapat merangkai kata-kata yang keluar dari mulutnya tanpa menyinggung orang lain secara langsung.
Smart adalah ketika orang tersebut dapat menghidupi dirinya dari hasil keringatnya sendiri
Smart adalah ketika orang tersebut dapat membuat suatu editan foto maupun video dengan hasil yang luar biasa
Smart adalah ketika senyumnya mampu membuat orang lain tersenyum

Mungkin diantara kalian, definisi smart bisa saja berbeda dengan apa yang dituliskan diatas. Namun secara keseluruhan, seseorang yang smart adalah mereka yang dapat berpikir dan melakukan sesuatu yang tidak dapat saya lakukan dengan sangat baik.
Aku sangat mengagumi orang SMART dan mudah kagum dengan sebuah kecerdasan.

I Really Love SMART Girl =)
Love
and Love

Rabu, 06 Juli 2011

Malam Dingin Kota Jogja diantara Juni dan Juli

Yogyakarta sepertinya telah benar-benar membuatku jatuh cinta yang kalau diukur, dalamnya laut dan tingginya angkasa tidak dapat menjelaskan itu, dan ada salah satu fenomena di bulan Juni dan Juli yang membuatku kangen dan itu selalu terulanng setiap tahunnya. SIKLUS DINGIN di Malam hari

Sebenarnya letak jogja yang cukup dekat dengan gunung Merapi mungkin bisa menjadi salah satu alasan mengapa suhu jogja bisa dingin, namun untuk bulan-bulan tersebut yang biasanya bertepatan dengan kedatangan mahasiswa baru terasa amat berbeda, Dingin yang di timbulkan pada malam hari terasa benar-benar menusuk tulang. 

Awal kedatanganku ke jogja pada tahun 2006 pasca gempa pun di sambut dengan siklus ini, tubuh saya yang termaksud pria golongan berdarah panas, otak panas, dan perkataan panas, cukup sulit untuk menyesuaikan diri. hal itu dapat dimaklumi, dikota kelahiran saya Balikpapan letahnya persis di tepi pantai yang sudah barang tentu sangat panas dimalam hari terlebih disiang hari, so tidak mengherankan pula bila kulit saya hitam legam namun tetap manis, sekali lagi tetap manis, manis dan manis.

Ada yang lebih tragis lagi, mesti setiap siklus ini saya JOMBLO. jika ada yang mengatakan ngak ada hubungan pliss deh *gaya banci. Perlu diketahui, jika dingin salah satu cara untuk menyesuaikan diri atau kata gaulnya beradaptasi adalah dengan mengkonsumsi sesuatu yang dapat memberikan kehangatan, jika kalian mengatakan minuman keras, itu bisa mnejadi salah satunya, jika kalian menyebutkan selimut, itu salah duanya, jika kalian menyebutkan PACARAN, itu yang paling UTAMA. bukannya ingin menyeret kalian kedalam pemikiran kotor, namun dengan adanya pacar setidaknya banyak percikkan kehangatan yang bisa dihasilkan, mulai dari candaan, tawa maupun *tiiiiiiiittt #artikan sendiri.

Itulah yang sampai sekarang belum dapat saya rasakan, adanya kehangatan di tengah siklus dingin yang menusuk tulang di kota Jogja di bulan Juni dan Juli. mungkin suatu saat nanti akan dapat saya rasakan, namun tidak untuk saat ini. Namun dibalik itu semua, Malam yang dingin di bulan tersebut benar2 akan selalu terngiang diotak dan pikiran saya, lepas dari ketidak tahanan saya terhadap dingin. Malam-malam dingin seperti ini akan selalu NGANGENIN.

Selasa, 21 Juni 2011

Kesepian

Kesepian itu datangnya tak terduga, bahkan seperti jelangkung yang ngak dijemput datengnya and ngak dianter pulangnya
Kesepian itu tidak mengenal waktu, entah pada saat km lagi boker, lagi dengerin lagu, ato lagi ujian skripsi sekalipun.
Kesepian itu judul lagu dari Dygta *ini ga penting
Kesepian bisa membawa kita untuk merenung atas semua yang pernah kita lakukan dan akan kita lakukan
Kesepian bisa menghadirkan Galau yang kadar dan intensitasnya tidak bisa diterka.
Kesepian membuat kita sadar bahwa kita adalah makhluk sosial.
Kesepian kadang membuatmu mengambil sebuah keputusan yang buruk
Kesepian juga dapat mengarahkanmu ke dunia gelap
Kesepian bukan disebabkan karena sebuah status Jomblo, seorang suami istri sekalipun juga dapat merasakannya
Kesepian akan hilang jika kamu terbuka dan mengatakannya kepada sekitarmu
Kesepian akan hilang jika kamu menyadari bahwa Dunia ini Indah,
Kesepian akan hilang jika kamu fokus pada tujuan hidupmu.

Enyahkan Kesepianmu.. Hadirkan Keceriaan.. dan bagilah Keceriaanmu dengan orang terdekatmu dan yang ada di sekitarmu. =)

Jumat, 10 Juni 2011

"Kejujuran yang Sederhana"

Sepertinya sangat sulit menemukan kejujuran di saat seperti ini, dimana sebuah kebohongan menjadi hobi dan sumber penghasilan. Namun hari ini, saya menemukan sebuah kejujuran yang sederhana, namun bermakna.
Kejadian ini dialami oleh teman saya, sebut saja namanya Chandrong (bukan) nama sebenarnya. Tadi sore, saya dan teman2 yang tergabung dalam perserikatan Jomblo Soleh mengadakan makan sore bersama di Warung Siomay dan Batagor Kang Cepot di wilayah Kaliurang yang tidak terkena dampak gas beracun dari gunung Dieng (itu jauh banget). Kebetulan beberapa teman saya adalah perokok, jadi sudah pasti rokok adalah pendamping yang setia dalam sebuah ritual makan, namun ketika tiba di warung tersebut stock tembakau habis dan otomatis harus membelinya disekitar warung batagor yang cukup terkenal tersebut, kami pun memesan makanan kami, dan si Chandrong pergi membeli rokok.
Sehabis membeli rokok, temen kami yang mengendarai motor kharisma tersebut ikut bergabung dengan kami dan makan dengan lahapnya. Emang ga salah kami pilih tempat, Batagornya AJiibbbbb, dan keAjibban itu juga harus dibayar dengan harga yang sepadan *baca Mahal. Ketika makan selesai Si Chandrong mulai mencari "teman sejatinya" tersebut, namun tidak menemukan rokok yang dibelinya tadi, setelah diingat2 kembali dia yakin bahwa ketika membayar rokok tadi di warung, dia lupa mengambil rokoknya, justru langsung pergi aja meninggalkan warung (maklum, temen2 saya kalangan horizontal kesamping). Kami pun berpikir dan berharap, rokok tersebut beneran ketinggalan dan tidak di ambil oleh pihak lain. H2C pun muncul dalam diri Chandrong (backsound horor) dan ia memutuskan kembali ke sebuah warung yang berukuran kecil dan di jaga oleh seorang ibu yang sudah cukup berumur tersebut.
Tau ga, apa yang temanku temukan disana, lihatlah ini..


Memang terlihat sepele, hanya sebungkus rokok dengan secarik kertas didalamnya dengan balutan plastik pembungkus. namun perhatikan tulisan di atas kertas itu terdapat tanggal dan waktu perisitiwa, dan sebuah pesan, pesan yang menunjukkan suatu "Kejujuran yang Sederhana". 
Kejujuran ini muncul di suatu tempat yang sangat sederhana, sebuah warung yang tidak sebesar ukuran kamar kost kami, dari seorang ibu tua sederhana yang usianya jauh diatas kami. Dan kami bertanya, hanya di tempat seperti inikah kejujuran ada!?! Ibu tersebut bisa saja pura2 tidak tahu jika rokok itu tertinggal, ibu itu bisa saja menggembalikan dan meminta tambahan biaya, namun hal itu tidak dilakukannya. Dengan senyum ia mengembalikan rokok tersebut, bahkan di bungkus rapi dengan pesan yang bisa menjadi bukti dari sebuah transaksi yang pernah terjadi disertai harapan orang yang membeli itu kembali dan mengambil barang yang telah menjadi Haknya.
Entah siapa nama ibu itu, yang jelas apa yang dilakukannya lebih berharga dan bernilai dari apa yang dilakukan orang-orang diluar sana yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan menggunakan Kebohongan untuk menggapai mimpi mereka. Terima kasih Ibu, ketahuilah Kejujuranmu Tidak Sederhana untuk kami.

Minggu, 05 Juni 2011

Fuckin Crazy Trip Jogja - Salatiga

Suatu malam yang dingin didalam ruangan berukuran 3x4 yang berisikan beberapa kaum adam memunculkan ide untuk mengisi waktu liburan kuliah dengan berlibur. kondisi keuangan pada saat ide tercetus sangat tidak memungkinkan, jadi kami yang terdiri dari Ade Feat Papahnya sebagai Provokator, kemudian disusul 3 sodara kembar dempet lengket Arfan, Chandra dan Ezra, dan tentu saja 2 pria yang gantengnya Mutlak yakni Banga dan Saya (tebak sendiri nama saya, sms dan kirim ke no 0857XXXXXXX) mengambil keputusan kota SALATIGA menjadi tujuannya, dengan Objek wisata Muncul sebagai prioritas kunjungan. 
Pagi itu, dikala mentari mulai menunjukkan keperkasaannya, tidak ada seorangpun yang menunjukkan batang hidungnya, kesepakatan berkumpul di Kost dan berangkat jam 09.00 pagi hanyalah ilusi. hanya seorang Ade Mahendra Putra dan Banga yang telah terbangun pagi itu dan karena mereka memang anak kost situ, saya dan Chandra yang juga penunggu kost tersebut masih memeluk guling dan menjamah mimpi. Perlahan tapi pasti satu per satu kelompok bermain ini mulai berkumpul, dan dari wajah mereka terlihat kalau mereka benar2 baru BANGUN tidur, tanpa terkecuali. dan perjalanan pun dimulai pukul 10.30 dengan 7 orang personil dan 4 buah Motor.
Dalam hitungan kasar, perjalanan dapat kami tempuh kira-kira 2 setengah jam. tetapi dilapangan dapat tiba2 berubah. Untuk mencapai Salatiga dapat melalui 2 jalur, yakni melalui Magelang atau Boyolali, akhirnya kami memutuskan memilih jalur Boyolali karenai lebih paham melalui jalur tersebut. Kami melewati kota Klaten, kemudian berbelok melewati daerah Jatinom yang jalannya berbatu dan rusak parah, kemudian Boyolali. Kami berangkat tepat pada hari Jumat dan sebagai umat yang beriman bertakwa dan bersahaja tentu saja beberapa teman kami yang beragama Muslim haurus melaksanakan sholat jumat, jadi kami memutuskan untuk berhenti sekaligus beristirahat sesaat dan mengisi perut di daerah Boyolali, di sebelah masjid yang cukup besar disana. Hampir 1 jam kami berisitriahat, Sholat, dan mengisi perut disana, dan kemudian kami melanjutkan perjalanan kami ke kota yang tidak pernah mendapatkan nilai sepuluh (apasihhh, garing Nikoo)
Kira-kira jam setengah  2 siang setelah bertempur dengan kendaraan2 pribadi maupun angkutan barang dan kontainer akhirnya kami  memasuki wilaya kota Salatiga, karena letaknya yang berada di kaki gunung udara di kota ini cukup sejuk, namun karena perjalanan kami jauh dan kami berangkat tepat disaat panas mentari sangat teriknya, sehingga kesejukkan itu cepat berlalu, namun yang ada dipikiran kami saat itu adalah Objek Wisata Kolam Renang Muncul, sehingga teriknya si pemberi chaya pada bulan tersebut dapat kami abaikan.
Oia, kami teringat "pernah" memiliki teman yang asli anak salatiga, namun pernah berkuliah di Jogja, namun karena tidak betah dan tidak mampu bertempur di kerasnya Jogja, sehingga dia mengambil keputusan kembali ke kota kelahirannya dan melanjutkan kuliagnya di UKSW yang merupakan Universitas Terkemuka di Salatiga bahkan Indonesia. perkenalkan (*jeng jeng backsound horor) dia adalah BENDOT *ga keren amat panggilannya,msh bagus nama saya. Kami menghubunginya dan mengajaknya untuk ikut dan menemani kami, sekaligus ajang reuni tidak akbar. setelah berjanjian kami pun menemuinya didepan kampus dan kemudian berangkat bersama ke arah Kolam Renang A.k.a Pemandian Muncul
Tempat yang kami tuju tersebut merupakan Pemandian alam, dengan air yang selalu bersih berasal dari mata air di dasar kolam renang. Letaknya sekitar 8 km dari Salatiga, bahkan mata air tersebut juga digunakan sebagai salah satu produk minuman air mineral kemasan, jadi jika berenang disana dan tertelan airnya, jangan khawatir itu adalah air minum murni dari gunung tetapi dengan tambahan rasa badan dari ratusan orang, hehe.
inilah beberapa gambaran dari tempat tersebut dan personil yang berangkat ke sana.










Kolam Pemandiannya bersih banget, liat aja airnya jernih gitu. kolam ini dibagi menjadi beberapa bagian, ada yang khusus anak kecil, kolam menengah, dan kolam utama. Kolam utama pun terbagi menjadi 2 dimana yang berwarna  biru memiliki kedalaman 1-1,6 meter, kemudian yang berwarna hitam dengan dasar kehijauan  memiliki kedalaman lebih dari 2 meter. Air yang bersumber langsung dari gunung tersebut terus mengalir dan keluar dari dasar kolam, sehingga tidak perlu diadakan pengurasan terhadap kolam ini. Karena berasal dari gunung, jangan anda samakan dengan kolam renang dan pemandian yang berada di kota-kota besar yang menggunakan kaporit, disini setelah anada berenang ridak perlu mandi pun anda sudah sangat bersih dan patut anda ketahui airnya DINGIN banget, bisa aku katakan dingin banget, so tidak heran kalau banyak yang menyerah dengan cengkraman dari sang Air di kolam ini.

Tidak puas rasanya jika berkunjung ke suatu kota tanpa mencoba wisata kulinernya, begitupun kedatangan kami di salatiga. Setelah berenang cukup lama kurang lebih 2 jam, tentu saja perut kami mulai memberontak untuk segera mendapatkan makanan, dan tepat di sebrang jalan didepan  kolam pemandian ini terdapat tempat kuliner yang sudah cukup tersohor, yakni Pecel Keong Mbak Toen. Demikian namanya. Warung yang  cukup besar tersebut menyediakan berbagai macam masakah yang cukup khas dan menarik, terlebih bagi mereka yang kelaparan pasca berenang. inilah Warung tersebut dan Sajiannya yang kami pesan.





Bagaimana!?! terlihat enak kan!? dan memang enak, kami menyantapnya  sangat lahap, dan yang perlu digaris bawahi kami makan BANYAK =)
Waktu telah menunjukkan pukul 5 sore dan malam telah menjelang, setelah perut terisi penuh kami pun memutuskan untuk kembali ke Jogjakarta, dan jalur pulang kami berbeda dengan jalur pergi, kami melalui Kopeng - Magelang yang pada malam hari sangat mengerikan dan mencekam karena sangat sepi, gelap, dingin dan dipenuhi banyak pohon besar. Saran buat pembaca, hendaknya jika melalui jalur ini disarankan pada pagi atau siang hari saja, demi kenyamanan anda. Trip yang menyenangkan, walau hanya sesaat. Thanx my Friend and persiapkan diri untuk Trip selanjutnya yang lebih Gila.


Selasa, 31 Mei 2011

selalu Bersyukur, sekecil apapun itu.

Kulit putih, berbadan tegap dan tinggi. dengan wajah yang tampan ditambah dengan keadaan ekonominya yang sangat mencukupi, wajar saja jika pria seperti itu sangat dikagumi, digila-gilai dan didambakan oleh hampir semua kaum hawa. *langsung ngaca dan mulai instrospeksi diri.
Pasca bercermin (ini sungguhan lho, saya ngaca) sayapun mulai sadar diri, tidak banyak yang dapat dibanggakan dari diri saya, baik dari ujung rambut hingga ujung kaki yang terujung diatas kulit jari kaki #abaikan, rada lebay. tetapi saya tau, saya diciptakanNya sempurna dan telah ada rencana yang Indah buat saya kedepan.
Sebagai manusia, sekali lagi saya yakinkan saya manusia. kita ditakdirkan tidak pernah akan puas terhadap sesuatu yang merupakan kebutuhan kita. mulai dari sandang, pangan, papan, kondisi fisik dll. untuk itu hanya ada satu cara untuk membuat semuanya "cukup" yakni BERSYUKUR.
Secara pribadi saya akui, saya terkadang masih sulit melaksanakan seperti yang tercetak tebal diatas. saya ambil contoh, ketika saya memasuki sebuah pusat perbelanjaan yang bahasa kerennya Mall, mata saya menerawang kesetiap lekuk sisi ruangan dan para insan yang mengunjungi tempat yang tidak kecil tersebut, sampai saya melihat 2 orang pria dan wanita jalan bersama, usiannya saya kira sama dengan saya, dan dapat saya pastikan dari cara mereka saling tatap, berjalan, dan ngobrol, mereka PACARAN. Mungkin bagi anda yang telah beranjak ABG maupun beranjak dewasa, ataupun yang telah Dewasa, ataupun yang sudah Uzur, sudah bukan sesuatu yang asing pacaran. Pacaran adalah suatu hubungan dimana...... (cari sendiri definisinya di google). oke, kita kembali ke 2 insan tersebut. untuk membuat kita semakin akrab dengan mereka, saya memberi nama mereka, yang wanita bernama Jusy dan yang pria bernama Rangga jadi mereka adalah pasangan JuRang. 
Sebagai cowok normal dengan tingkat kematangan Sex dan fantasi yang baik, Jusy saya beri nilai 9,5. coba deh bayangin  badannya  tinggi, kulit putih, rambut terurai, onderdil lengkap, busi racing, dashboard mulus, bemper depan belakang orisinil tanpa lecet, *mulai kacau nih fantasi. pokoknya kalau  tu cewe lewat di depan jajaran para mentri dan presiden SBY mungkin bakalan langsung dipungut dijadikan istri kedua. pokoknya sempurna kaya lagunya Kerispatih (sempurna tu lagunya andra and the backbone Nikooo, pliss deh) *ngacungin 4 jempol yang saya miliki.
Tidak demikian dengan Rangga, face tampang tu Rangga ancur meennn, ancuuurrrr.. beneran dah!! walaupun dirinya dibalut oleh pakaian yang keren dan bermerek serta penampilan yang rapi. Coba kalian liat baik2 deh fotoku di FB, twitter, atopun di blog ini, muka saya lumayan hancurkan (serentak pst jawab Iyaaaaaa). tapi muka tu Rangga dibandingin ma lipatan dompetku aja, masih rapian lipatan dompetku. Tapi kenapa dia bisa dapatin si Jusy!?! Kenapaaaa *sinetron Mode ON. Jujur pada saat itu saya geleng-geleng ga habis pikir,mengapa itu bisa terjadi, apakan beauty and the beast udah berkembang biak di Indonesia!?!. Apapun ke spektakuleran yang saya liat, tetapi mereka jelas Pacaran, dan Pacaran itu tentu saja Jadian dan lebih dekat ke jenjang pernikahan.
Rasa tidak terima dan ketidak percayaan yang saya lihat itu bermuara kepada rasa Iri yang muncul karena saya merasa bisa mendapatkan wanita itu dan lebih pantas dari pada si Rangga, begitupun kalian kaum adam yang membacanya. Iri timbul karena saya membandingkan orang lain dengan diri saya, dan yang paling sering orang lakukan adalah mencari keburukkan orang yang kita identifikasikan tersebut. mencari kelemahan orang memang paling mudah dilakukan,termaksud saya.
Saya kemudian mengintrospeksi diri, saya tidak mengenal si Rangga dengan baik, tetapi mengapa saya hanya melihat dari fisiknya saja yang bisa dikatakan "buruk". pikiran-pikiran si Rangga menggunakan Pelet, ataupun si Jusy hanya memanfaatkan si Rangga hanya untuk having fun and menyedot duit yang yang dimiliki si Rangga terus mengiringi perjalananku kala itu sampai saya tidak lagi menangkap jejak mereka. kemudian saya berkaca, apa yang salah dengan saya. saya diciptakan lebih baik tetapi mengapa tidak mampu mendapatkan wanita yang sempurna seperti yang Rangga dapatkan. kemudian perasaan menyesal dan marah kepada pencipta  berkecamuk dalam diri saya, mengapa saya diciptakan dengan wajah pas-pasan, mengapa keadaan ekonomi saya begini?? mengapa.. dan mengapa... tanpa pernah saya Bersyukur.
Hal ini hanya sebagian kecil dari banyak hal yang saya alami dan mungkin kalian juga alami. Bersyukur adalah hal yang sangat penting, dan sangat-sangat teramat penting!! 

cobalah kawan, 
setiap bangun pagi, ketika dirimu dapat menghirup oksigen dengan gratis, mengucap syukurlah
ketika kamu masih memiliki panca indra lengkap, bersyukurlah.
ketika kamu dikelilinggi oleh banyak orang yang sangat memperhatikan kamu, bersyukurlah
bahkan ketika musibah besar menimpamu, cobalah untuk tetap bersyukur.
Dan jangan pernah membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain.

Bersyukurlah, sekecil apapun itu, ini yang nantinya akan membawa kebahagiaan sesungguhnya untuk kita. 

_Nikolicious_

Senin, 30 Mei 2011

#DearYou

Ini merupakan goresan Keyboard pertama aku sebagai blogger, jadi harap dimaklumi jika tulisannya kurang berkenan dan jelek seseuai dengan wajah *jujur, sekalian sebagai mahasiswa yang mengambil konsentrasi jurnalistik bisa dijadikan alat menggembangkan cara menulis dan mengasah kosa kata dan pikiran serta penyambung lidah rakyat. baiklah abaikan prolog diatas, this is the point.

Dalam dunia pertwitteran aku terhitung masih bau kencur, tapi kalau dalam dunia percintaan dan dunia perperasaan saya telah malang melintang tegak lurus horizontal vertikal mendatar dan menurun mengarunginya. sebagai anak muda aku juga sering mengalami fenomena fatamorgana gegana jihandak curanmor *yg terakhir2 abaikan yang namanya Galau. daaaaaan jika galau barang tentu saya membuat suatu hastag seperti judul diatas. Bagi yang telah memfollow aku dengan sukarela tentu saja cukup sering melihatnya terlebih ketika waktu galau telah tiba (biasanya diatas jam 10 malam) tetapi jika yang belum memfollow bisa dilihat langsung di  cek account aku @nikosaja dan jangan lupa difoolow, ntr ak folback. (sekalian promosi) heheh..

Buat Aku,
#DearYou itu sesungguhnya nyata dan terkadang menjadi ilusi yang hanya ada dipikiranku, hatiku dan jiwaku.
#DearYou merupakan ungkapan isi hatiku kepada seseorang yang tidak berani aku ucapkan langsung
#DearYou merupakan representasi imajinasi dan harapan dari seorang Niko dan mungkin buat kalian semua
#DearYou merupakan sosok yang nantinya akan aku ungkapkan ketika aku menemukannya
#DearYou merupakan sebuah perjalanan dari Cintaku
#DearYou merupakan irama yang terdengar indah di telinga aku
#DearYou merupakan tempat dimana aku merasa nyaman
#DearYou merupakan pemberi tawa dan senyum dalam hariku


Namun..
#DearYou bukanlah kebencian
#DearYou bukanlah airmata
#DearYou bukanlah kesalahan
#DearYou bukanlah dendam
#DearYou bukanlah kepedihan
#DearYou bukanlah kesakithatian

Tetapi..
#DearYou adalah Cinta antara Aku, #DearYou dan Tuhan yang mengetahuinya.

so.. enjoy my #DearYou.

-Nikolicious-