Bulan
Maret tahun ini adalah bulan dimana saya bisa berkunjung ke beberapa kota
dengan intensitas cukup sering, 4 kali pulang pergi dalam satu bulan merupakan
sebuah prestasi yang harus di banggakan, karena sebelumnya dalam setahun pun
tidak sebanyak itu.
Bulan
Maret menjadi tonggak awal diriku untuk berkomitmen menikmati hasil keringatku
dengan membahagiakan diriku sendiri, dan konsekuensi yang terjadi adalah tentu
keadaan rekening menjadi stadium 4. Ini jadi hal baru dalam hidup aku setelah
lebih 25 tahun tidak pernah melakukannya, terkadang merasa aneh aja
mengeluarkan begitu banyak biaya hanya untuk membahagiakan diri sendiri.
Aku
selalu terbiasa memikirkan orang lain dibanding diriku sendiri, sehingga
melupakan rumah tempat jiwa ragaku bersemayam yaitu diri aku sendiri. Aku akan
sangat mudah royal untuk memberikan sesuatu kepada keluarga dan teman aku, disbanding
membeli sebuah t-shirt untuk aku pakai dari hasil gaji aku.
Terdengar
aneh, namun seperti itulah aku. Namun semakin kesini aku mulai menyadari, hidup
hanya sekali yang di peluk oleh kerjaan yang tidak akan pernah habis dan
membosankan sehingga menjadi rutinitas.
Me time tidak ada dalam kamus aku, me time buatku adalah bisa nongkrong di
warung kopi atau coffee shop untuk sekedar cuci mata dan ngobrol dengan rekan
kerja atau teman-teman dekat, tidak untuk traveling.
Aku
mencoba keluar dari hal itu, tahun 2016 aku membuat resolusi untuk bisa lebih
sering traveling ke luar Balikpapan, entah kemanapun itu. Dan tahun ini aku
telah memiliki someone special yang kebetulan cukup bisa diajak
mengimplementasikan resolusi aku tersebut, walaupun harus dengan berpura pura,
but I’m happy karena Kami harus membangun konstruksi hubungan kami dulu yang
tidak perlu di jelaskan disini.
Dan
Bulan Maret ini cukup terealisasi, Jogja Solo Jakarta menjadi tempat-tempat
yang aku kunjungi sendiri maupun bersama DIA. Lebih detail mengenai liburan ini
akan aku jelaskan di tulisan terpisah, dimana cukup banyak yang harus di tulis
dan akan aku usahakan bisa mempostingnya disini.
So, aku
akan berusaha membahagiakan diri aku terlebih dahulu untuk bisa membagikan
kebahagiaanku dengan orang lain disekitar aku, dan 2016 ini harus terealisasi.
Dan
semoga hal ini juga berlaku buat DIA.
With
Love,
-Niko-