Ehh ketemu lagi sama blog, apa kabar?? Sudah
lama kita tidak berinteraksi, bukannya aku melupakanmu hanya saja kesibukan
yang kadang tidak bisa di tinggalkan, dan kamu sendiri tau, aku nemui kamu saat
aku focus aja dan tidak mau terbagi pikiranku ketika menemui dan berdua dengan kamu.
Harap maklum pria macam aku ini kuno karena tidak bisa multi tasking, hanya
bisa multi tasking dengan bernafas, minum smbil bernafas, kedip sambal
bernafas, ngetik sambil bernafas, tapi tidak bisa kalau lagi banyak kerjaan dan
aktifitas lain di suruh nemui kamu. Sekali lagi, ketika aku focus baru aku akan
menemui kamu.
Ada
satu hal yang aku sukai dari kamu blog, kamu ga pernah suka kalo aku diam. Kamu
sangat marah kalo aku diam, karena kamu ga akan pernah tau maunya aku apa. Kalo
aku sudah diam kamu lebih memilih mengerorkan diri kamu dengan menggagalkan
koneksi dan lain-lain yang menurut kamu itu lebih baik dari pada ketika kita
berdua sedang bertegur sapa aku hanya diam.
Kalo
aku diam, kamu ga akan pernah tau keceriaan aku hari ini, kemarahan aku hari
ini, kebetean aku hari ini, bahkan kamu ga tau aku makan apa kalo aku diam.
Membiarkanku bawel adalah cara terindahmu untuk menyelamiku melalui guratan
kata-kata yang tersalur melalui jemari aku.
Aku
pernah cerita kan ke kamu blog, aku tuh pendiam and ga biasa terbuka. Karena
kondisi dan keadaan aku di masa lalu yang membuat ku seperti itu. Lagi-lagi
kamu marah bahkan sempat membuat hang computer aku. Inginmu aku menuliskannya
semua, sesampah apapun hariku pada saat itu. Inginmu pun mendengarkanku tapi
kamu tidak punya telinga untuk mendengarkan.
Kenapa
ya blog, aku kadang menganggap hariku itu biasa dan tidak ada yang menarik,
jadi aku enggan menuliskannya kepadamu, bahkan setiap hari seperti itu.
Menuliskannya hanya akan membuat orang lain yang membacanya ingin tahu, padahal
itu tidak penting.
Jujur
aku selalu ada di hadapan leptop ini setiap hari, terutama di hari kerja. Aku
mengunjungi teman-temanmu untuk mencari informasi, berbagi cerita tidak penting,
update status, dll semuanya tampak menyenangkan, namun kenapa aku enggan
mengunjungimu ya??
Apakah
aku berbeda ketika aku telah melihatmu muncul di layarku?? Entahlah.. Mungkin
aku mencintaimu sebegitu besarnya, sehingga aku tidak mau mencampurimu dengan
aktifitas lainnya. Itulah keintiman yang ingin aku bentuk denganmu.
Aku
harap kamu bisa ngerti ya blog..
Tulisan
yang ada padamu jauh lebih dalam dari apa yang aku sering temui, katakana dan
kunjungi setiap hari. Bahkan tidak pernah aku menceritakan hal kejadian atau
perasaanku sedetail itu selain kepadamu.
Aku
tidak bisa menunjukkan dan pamer ke sosial media, dan orang-orang di luar sana
mengenai keintimanku bersamamu. Biarkan saja mereka yang mencari sampai
menemukan halaman ini dan membaca sendiri apa yang mereka ingin tau TENTANG
KITA, dan membuat mereka yang membaca Iri dan ingin seperti kita. Walaupun kamu
dan aku tidak menyadari hal itu.
With
Love,
-Niko-