Aku menyimpan kekaguman..
Kekaguman atas cara pandangmu terhadap kehidupan yang menurutku tidak biasa.
Kekaguman atas kemandirian yang tidak pernah ditemui dari diri seorang hawa.
Kekaguman atas pemikiran positif yang selalu terpancar dari sikapmu.
Kekaguman atas kemasabodohanmu.
Kekaguman atas keberanianmu untuk terlihat bodoh di hadapan orang lain.
Kekaguman atas kepandaianmu menyimpan getir.
Kekaguman atas caramu bercerita.
Kekaguman atas caramu menggores perasaanmu.
Asumsi yang terangkai sendiri dari setiap puing kata yang keluar dari mulutmu.
Saat ini,
Ijinkan aku menyimpan rasa.
Ijinkan aku menyimpan tawa.
Ijinkan aku menyimpan canda.
Ijinkan aku menyimpan airmata.
Ijinkan aku menyimpan pelukan.
Ijinkan aku menyimpan kecupan.
Sampai..
Saat dimana waktu mempertemukan mataku dan matamu
Saat dimana waktu mempertautkan genggamanku dan genggamanmu
Saat dimana waktu mempertemukan sudut senyumanku dan senyumanmu
Saat dimana waktu mempertemukan kata-kata yang basanya hanya terdengar melalui ruang hampa
Saat dimana kunantikan..
Hanya ada
Aku..
Kamu..
menjadi KITA melalui kata.
Balikpapan, 12 October 2015
-niko-