Kulit putih, berbadan tegap dan tinggi. dengan wajah yang tampan ditambah dengan keadaan ekonominya yang sangat mencukupi, wajar saja jika pria seperti itu sangat dikagumi, digila-gilai dan didambakan oleh hampir semua kaum hawa. *langsung ngaca dan mulai instrospeksi diri.
Pasca bercermin (ini sungguhan lho, saya ngaca) sayapun mulai sadar diri, tidak banyak yang dapat dibanggakan dari diri saya, baik dari ujung rambut hingga ujung kaki yang terujung diatas kulit jari kaki #abaikan, rada lebay. tetapi saya tau, saya diciptakanNya sempurna dan telah ada rencana yang Indah buat saya kedepan.
Sebagai manusia, sekali lagi saya yakinkan saya manusia. kita ditakdirkan tidak pernah akan puas terhadap sesuatu yang merupakan kebutuhan kita. mulai dari sandang, pangan, papan, kondisi fisik dll. untuk itu hanya ada satu cara untuk membuat semuanya "cukup" yakni BERSYUKUR.
Secara pribadi saya akui, saya terkadang masih sulit melaksanakan seperti yang tercetak tebal diatas. saya ambil contoh, ketika saya memasuki sebuah pusat perbelanjaan yang bahasa kerennya Mall, mata saya menerawang kesetiap lekuk sisi ruangan dan para insan yang mengunjungi tempat yang tidak kecil tersebut, sampai saya melihat 2 orang pria dan wanita jalan bersama, usiannya saya kira sama dengan saya, dan dapat saya pastikan dari cara mereka saling tatap, berjalan, dan ngobrol, mereka PACARAN. Mungkin bagi anda yang telah beranjak ABG maupun beranjak dewasa, ataupun yang telah Dewasa, ataupun yang sudah Uzur, sudah bukan sesuatu yang asing pacaran. Pacaran adalah suatu hubungan dimana...... (cari sendiri definisinya di google). oke, kita kembali ke 2 insan tersebut. untuk membuat kita semakin akrab dengan mereka, saya memberi nama mereka, yang wanita bernama Jusy dan yang pria bernama Rangga jadi mereka adalah pasangan JuRang.
Sebagai cowok normal dengan tingkat kematangan Sex dan fantasi yang baik, Jusy saya beri nilai 9,5. coba deh bayangin badannya tinggi, kulit putih, rambut terurai, onderdil lengkap, busi racing, dashboard mulus, bemper depan belakang orisinil tanpa lecet, *mulai kacau nih fantasi. pokoknya kalau tu cewe lewat di depan jajaran para mentri dan presiden SBY mungkin bakalan langsung dipungut dijadikan istri kedua. pokoknya sempurna kaya lagunya Kerispatih (sempurna tu lagunya andra and the backbone Nikooo, pliss deh) *ngacungin 4 jempol yang saya miliki.
Tidak demikian dengan Rangga, face tampang tu Rangga ancur meennn, ancuuurrrr.. beneran dah!! walaupun dirinya dibalut oleh pakaian yang keren dan bermerek serta penampilan yang rapi. Coba kalian liat baik2 deh fotoku di FB, twitter, atopun di blog ini, muka saya lumayan hancurkan (serentak pst jawab Iyaaaaaa). tapi muka tu Rangga dibandingin ma lipatan dompetku aja, masih rapian lipatan dompetku. Tapi kenapa dia bisa dapatin si Jusy!?! Kenapaaaa *sinetron Mode ON. Jujur pada saat itu saya geleng-geleng ga habis pikir,mengapa itu bisa terjadi, apakan beauty and the beast udah berkembang biak di Indonesia!?!. Apapun ke spektakuleran yang saya liat, tetapi mereka jelas Pacaran, dan Pacaran itu tentu saja Jadian dan lebih dekat ke jenjang pernikahan.
Rasa tidak terima dan ketidak percayaan yang saya lihat itu bermuara kepada rasa Iri yang muncul karena saya merasa bisa mendapatkan wanita itu dan lebih pantas dari pada si Rangga, begitupun kalian kaum adam yang membacanya. Iri timbul karena saya membandingkan orang lain dengan diri saya, dan yang paling sering orang lakukan adalah mencari keburukkan orang yang kita identifikasikan tersebut. mencari kelemahan orang memang paling mudah dilakukan,termaksud saya.
Saya kemudian mengintrospeksi diri, saya tidak mengenal si Rangga dengan baik, tetapi mengapa saya hanya melihat dari fisiknya saja yang bisa dikatakan "buruk". pikiran-pikiran si Rangga menggunakan Pelet, ataupun si Jusy hanya memanfaatkan si Rangga hanya untuk having fun and menyedot duit yang yang dimiliki si Rangga terus mengiringi perjalananku kala itu sampai saya tidak lagi menangkap jejak mereka. kemudian saya berkaca, apa yang salah dengan saya. saya diciptakan lebih baik tetapi mengapa tidak mampu mendapatkan wanita yang sempurna seperti yang Rangga dapatkan. kemudian perasaan menyesal dan marah kepada pencipta berkecamuk dalam diri saya, mengapa saya diciptakan dengan wajah pas-pasan, mengapa keadaan ekonomi saya begini?? mengapa.. dan mengapa... tanpa pernah saya Bersyukur.
Hal ini hanya sebagian kecil dari banyak hal yang saya alami dan mungkin kalian juga alami. Bersyukur adalah hal yang sangat penting, dan sangat-sangat teramat penting!!
cobalah kawan,
setiap bangun pagi, ketika dirimu dapat menghirup oksigen dengan gratis, mengucap syukurlah
ketika kamu masih memiliki panca indra lengkap, bersyukurlah.
ketika kamu dikelilinggi oleh banyak orang yang sangat memperhatikan kamu, bersyukurlah
bahkan ketika musibah besar menimpamu, cobalah untuk tetap bersyukur.
Dan jangan pernah membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain.
Bersyukurlah, sekecil apapun itu, ini yang nantinya akan membawa kebahagiaan sesungguhnya untuk kita.
_Nikolicious_